Home » 4 Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa

4 Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa

4-Ketentuan-Penting-Pemilik-Polis-Asuransi-Jiwa-imam-darmady

4 Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa

Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa | Polis asuransi jiwa kebanyakan hanya disimpan di dalam tempat penyimpanan dan hanya sedikit yang masih menyempatkan waktu untuk membaca ketentuan-ketentuan penting yang terdapat dalamnya.

Padahal jika kita telusuri, ada berbagai ketentuan yang dapat menjadi acuan dalam memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban pemegang polis dan perusahaan asuransi.

Apa yang biasa kita lakukan terhadap polis asuransi jiwa yang kita miliki? Kebanyakan hanya disimpan di dalam tempat penyimpanan yang aman dan sedikit yang setelahnya masih menyempatkan waktu membaca ketentuan-ketentuan penting yang terdapat dalamnya.

Padahal polis asuransi jiwa memiliki berbagai ketentuan yang dapat menjadi acuan dalam memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban pemegang polis dan perusahaan asuransi.

Oleh karenanya, membaca dan mempelajari berbagai ketentuan tersebut akan membantu kita untuk memiliki perlindungan yang mampu memberikan kita rasa aman dan tenang, karena kita sudah mengetahui manfaat dari perlindungan yang ada.

Berikut ini 4 Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa Yang Perlu Diketahui

  1. Ketentuan free-look provision.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemegang polis berhak untuk mempelajari serta mempertimbangkan isi polis yang sudah diterbitkan perusahaan asuransi.

Artinya, jika pemegang polis merasa isi dari perjanjian yang tertera di dalam buku polis dirasakan tidak sesuai dengan penjelasan sebelumnya ataupun ternyata produk yang telah dimiliki tersebut kurang sesuai dengan kebutuhannya, maka ia berhak untuk membatalkannya dan berhak menerima pengembalian sejumlah premi pertama yang telah dibayarkan (jika ada).

  1. Grace period provision.

Ketentuan ini memberikan jangka waktu bagi pemegang polis untuk membayar premi lanjutan dalam periode 30 hari setelah tanggal jatuh tempo.

Jika pemegang polis tidak juga membayar premi lanjutan setelah masa grace period berakhir, maka seluruh biaya asuransi akan dipotong dari nilai tunai yang terbentuk, pemotongan tersebut akan terus berlangsung dan perlindungan pun akan terus berjalan sampai dengan nilai tunai yang terbentuk habis dan polis akan batal (lapse).

Apabila hal ini terjadi maka polis asuransi beserta perlindungannya pun akan berakhir. Jika Pemegang Polis ingin melanjutkan kembali perlindungan polis Asuransinya, maka Pemegang Polis harus melakukan proses pengaktifan kembali (reinstatement) dan membayar kewajiban yang tertunggak atau sejumlah biaya yang disyaratkan.

Namun demikian, selama grace period, polis Asuransi masih aktif dan perlindungan asuransi di dalamnya pun masih berlaku.

  1. Polis yang sudah tidak aktif lagi (lapse).

Di dalam polis asuransi terdapat ketentuan yang dinamakan reinstatement provision. Ketentuan ini menjelaskan keadaan-keadaan yang harus dipenuhi untuk memulihkan polis yang telah berakhir akibat premi yang tidak dibayar atau tidak diteruskan.

Kita dapat memperoleh kembali manfaat asuransi dari polis yang pernah kita miliki asalkan kita bersedia melunasi semua premi yang belum dibayarkan berikut bunganya (jika ada).

  1. Misstatement of age or sex provision.

Ketentuan ini mengatur mengenai penyesuaian manfaat polis yang akan dilakukan oleh perusahaan asuransi jika pemegang polis memberikan informasi yang keliru mengenai usia atau jenis kelamin tertanggung pada saat mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ).

Ketentuan ini dibuat karena bagi perusahaan asuransi, jenis kelamin dan usia merupakan faktor penting dalam menentukan besaran manfaat Asuransi serta biaya Asuransi. Misalnya, semakin lanjut usia, maka premi akan semakin besar.

Nah, apabila terjadi kesalahan dalam menginformasikan hal ini baik disengaja maupun tidak, maka ketika hal ini diketahui, perusahaan asuransi berhak melakukan penyesuaian terhadap manfaat serta biaya Asuransi yang akan mempengaruhi jumlah premi ataupun memutuskan untuk membatalkan polis.

Dengan mengetahui ketentuan-ketentuan di atas, diharapkan kita sudah memulai untuk membaca serta mempelajari isi dan ketentuan di dalam polis, sehingga kita dapat mengetaui apa yang menjadi hak serta kewajiban dari penanggung Asuransi dan bagi kita yang diasuransikan sehingga kepemilikan polis asuransi senantiasa membuat kita merasa aman dan nyaman.

Demikianlah 4 Ketentuan Penting Polis Asuransi Jiwa yang perlu diketahui dengan benar, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda membutuhkan informasi lebih detail tentang asuransi jiwa, silahkan hubungi saya melalui Whatsapp : 087777349272 atau email : gmail@imamdarmady.com

Untuk mendapatkan beragam informasi, silahkan klik di sini : BLOG

Namecheap Best Deals!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *